breadcrumb
breadcrumb
menu
Menu Cepat
Artikel Kampus
Informasi & berita terbaru
5 Tren Arsitektur Lanskap Masa Kini dan Apa yang Akan Dipelajari Mahasiswa
Kenali tren Arsitektur Lanskap, mulai dari lanskap berkelanjutan, ruang hijau, solusi berbasis alam, hingga teknologi digital dan prospek bidangnya.
Ketika membicarakan perkembangan kota, perhatian kita sering tertuju pada gedung, jalan, dan infrastruktur. Padahal, ruang hijau, taman, jalur pedestrian, kawasan terbuka, dan lingkungan di antara bangunan juga menentukan bagaimana sebuah kota dapat dirasakan dengan baik oleh masyarakat.
Di sinilah Arsitektur Lanskap memiliki peran. Bidang ini semakin berkembang karena kebutuhan ruang tidak hanya berkaitan dengan keindahan, tetapi juga kenyamanan, lingkungan, perubahan iklim, pengelolaan air, hingga penggunaan teknologi.
Arsitektur Lanskap Tidak Lagi Sekadar Membuat Taman
Anggapan bahwa Arsitektur Lanskap hanya berkaitan dengan desain taman sudah terlalu sempit. Seorang arsitek lanskap dapat terlibat dalam perencanaan ruang terbuka, kawasan perkotaan, ruang publik, kawasan wisata, lingkungan permukiman, hingga proyek pembangunan berskala besar.
Perubahan tersebut membuat bidang ini semakin dekat dengan persoalan yang benar-benar dihadapi kota dan masyarakat.
Baca juga: Perkiraan Biaya Hidup Mahasiswa di Bandung untuk Pekerja RPL
Tren Arsitektur Lanskap yang Semakin Berkembang
Beberapa perkembangan yang menarik untuk diperhatikan antara lain:
1. Lanskap Berkelanjutan
Desain tidak hanya mengejar tampilan yang menarik, tetapi juga mempertimbangkan efisiensi air, penggunaan material, pemilihan vegetasi, dan kondisi ekosistem setempat.
Pemilihan tanaman yang sesuai kondisi setempat, seperti ketapang kencana, bambu, dan lidah mertua, dapat bertahan di cuaca yang kering dan meminimalisir penyiraman air dan perawatan sekaligus membantu menciptakan lanskap yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.
2. Ruang Hijau sebagai Infrastruktur Kota
Ruang hijau mulai dipandang bukan sekadar area tambahan. Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI) menyoroti bagaimana ruang hijau dapat dihubungkan dengan jaringan mobilitas dan menjadi bagian dari kehidupan kota, termasuk mendukung konsep kota yang lebih mudah dijangkau dengan berjalan kaki
Artinya, taman dan ruang terbuka hijau dapat dirancang agar memiliki fungsi ekologis sekaligus sosial.
Baca juga: Peluang Kerja Setelah Lulus S1 Peternakan: Pilihan Karier Pakan dan Produksi
3. Lanskap untuk Menghadapi Panas dan Banjir
Perubahan iklim membuat perencanaan lanskap semakin berkaitan dengan persoalan seperti urban heat island, banjir, kekeringan, dan keanekaragaman hayati.
Contohnya terlihat dalam penelitian perencanaan ruang terbuka hijau di Tanah Sareal, Bogor, yang menggunakan analisis spasial untuk merancang lanskap sebagai bagian dari strategi mitigasi peningkatan suhu permukaan.(Sumber: Ejournal BRIN)
4. Solusi Berbasis Alam
Alih-alih selalu mengandalkan struktur buatan, elemen alam dapat dimanfaatkan untuk membantu menyelesaikan persoalan lingkungan.
Vegetasi, tanah, area resapan, dan ruang terbuka dapat dirancang untuk membantu mengelola air, memberikan keteduhan, serta meningkatkan kualitas lingkungan. Pendekatan nature-based solutions juga semakin mendapat perhatian dalam perencanaan kawasan perkotaan.
5. Teknologi Mulai Masuk ke Lanskap
Arsitektur Lanskap juga semakin dekat dengan teknologi digital. AI, BIM, pemodelan 3D, analisis spasial, hingga Digital Twins mulai digunakan untuk membantu proses perencanaan dan pengelolaan kawasan.
Teknologi tersebut dapat membantu perancang memahami kondisi tapak, membuat simulasi, menemukan potensi masalah, hingga melihat bagaimana sebuah kawasan dapat dikelola setelah dibangun.
Lalu, Apa yang Dipelajari di S1 Arsitektur Lanskap?
Perkembangan tersebut memberi gambaran bahwa kuliah S1 Arsitektur Lanskap tidak hanya belajar menggambar taman.
Mahasiswa dapat mempelajari desain dan perancangan lanskap, analisis tapak, vegetasi, ekologi, pemetaan, perencanaan ruang, konstruksi lanskap, hingga penggunaan teknologi dalam proses desain.
Dengan demikian, mahasiswa belajar melihat sebuah ruang secara lebih menyeluruh seperti siapa yang menggunakannya, bagaimana kondisi lingkungannya, apa masalahnya, dan bagaimana ruang tersebut dapat dirancang agar berfungsi dengan baik.
Baca juga: S1 Manajemen: Teori atau Praktik Mengelola Tim?
Apa Bedanya dengan Arsitektur?
Jika Arsitektur lebih banyak berfokus pada bangunan dan ruang arsitektural, Arsitektur Lanskap lebih menitikberatkan pada ruang luar dan hubungan antara manusia, lingkungan, serta elemen lanskap.
Keduanya adalah bidang yang saling berkaitan. Dalam sebuah proyek, keduanya justru dapat bekerja bersama. Bangunan yang baik membutuhkan lingkungan luar yang mendukung fungsi dan kenyamanan kawasan.
Prospek Kerja Arsitektur Lanskap
Lulusan Arsitektur Lanskap dapat mengembangkan karier di berbagai bidang, seperti:
- konsultan lanskap
- perencana dan perancang lanskap
- pengelola kawasan
- kontraktor lanskap
- pengembangan properti
- bidang lingkungan
- pemerintahan
- usaha jasa lanskap.
Peluang tersebut juga berkembang seiring kebutuhan pembangunan kawasan yang semakin memperhatikan kualitas lingkungan. IALI pada 2026 menyoroti meningkatnya peran profesi arsitek lanskap dalam proyek perkotaan, infrastruktur, IKN, ruang terbuka hijau, dan pembangunan berbagai kawasan.
Kuliah S1 Arsitektur Lanskap di UICM
Bagi kamu yang tertarik mendalami S1 Arsitektur Lanskap tetapi tetap ingin bekerja, program Perkuliahan Karyawan (P2K) Universitas Insan Cendekia Mandiri (UICM) dapat menjadi pilihan. Perkuliahan dirancang fleksibel untuk pekerja maupun non-pekerja, dengan pilihan pembayaran pendidikan secara bertahap.
Melalui perkuliahan ini, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan desain, analisis, pemecahan masalah, dan pemahaman lingkungan yang relevan dengan perkembangan bidang Arsitektur Lanskap.
Kuliah S1 Arsitektur Lanskap Sambil Bekerja
Tertarik mendalami S1 Arsitektur Lanskap tanpa harus meninggalkan pekerjaan? Cari informasi melalui kelaskaryawan.id dan uicmbandung.id. Ikuti juga Instagram UICM dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah untuk mendapatkan informasi terbaru.
Sudah siap mengembangkan diri melalui S1 Arsitektur Lanskap? Daftar kuliah secara online dan mulai langkahmu bersama UICM. Karena Perubahan Dimulai dari #BeraniKuliah.
Hubungi layanan kami
Pusat Bantuan Kampus
Kampus UICM • Jl. Pasir Kaliki No.199, Sukabungah, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat 40162
Tagged (Tags) :
© 2026 Universitas Insan Cendekia Mandiri UICM. All rights reserved.
UICM